Konon, kawasan ini sebelum dikenal dengan nama Sokanandi, lebih dikenal dengan
kawasan Kranggan. Nama Sokanandi baru diabadikan sejak pemerintahan Bupati
Banjarnegara yang ketiga, yaitu Bupati Sumitro. Nama kawasan ini diganti karena
masayarakat sekitar menginginkan perubahan kearah yang lebih baik. Dengan cara
mengganti nama Kranggan menjadi Sokanandi. Masyarakat mengibaratkan pohon Soka
adalah pohon yang teduh dan berbunga sebagai do'a bahwa masyarakat Sokanandi
menginginkan kawasan yang teduh serta dapat menjadi kebanggaan tersendiri bagi
yang menempati. Sedangkan kata nandi yang berasal dari batu nandi mengibaratkan
tempat yang kokoh dan tahan banting. Masyarakat Sokanandi, Banjarnegara,
mempercayai bahwa pohon Soka dan batu Nandi memiliki kekuatan gaib. Masyarakat
mempercayai bahwa bagi yang bertapa di batu nandi akan memperoleh kekuatan
kekuatan dari seekor monyet. Banyak yang mengatakan bahwa kera itu muncul
setiap hari Kamis tepatnya malam jum'at. Konon juga, ketika kera muncul batu
nandi akan mengeluarkan asap tebal. Namun seiring dengan masuknya pengaruh
agama, masyarakat Sokanandi kini hanya menganggap itu sebagai sebuah dongeng
atau cerita rakyat saja. Banjarnegara sendiri memiliki banyak desa yang masing
masing memiliki cerita atau dongeng yang berbeda. Semoga pada postingan
selanjutnya saya bisa menambahkan cerita cerita lain di sekitar Banjarnegara
yang bisa menambah wawasan kita. sumber artikel ini. (PATRA Smansabara, 2011
hal. 43)
Berisi tentang : Contoh berbagai naskah Pidato, Cerita Rakyat, dongeng, Cerita Horor, cinta, doa-doa harian dalam Islam, Naskah Khutbah Terkini ,Terbaru, Tahunan dan Drama Pendek
Jumat, 03 April 2015
Sejarah Asal Usul Desa Sokanandi Jawa Tengah
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar